Showing posts with label ayah. Show all posts
Showing posts with label ayah. Show all posts
6.25.2014

Review Stylus Uneed US301


Hari ini baru hands on stylus untuk layar kapasitif Uneed US301. Beli sepekan lalu di kaskus untuk coret-coret di hape. Kali ini coba kasih review kecil-kecilan.

Uneed US301 ini ditujukan untuk penggunaan pada layar kapasitif, seperti kebanyakan layar hape android hari ini. Uneed sendiri sepertinya hanya rebranding dari merk luar, Dagi. Fitur utamanya adalah tip (mata stylus) yang kecil untuk memaksimalkan keakuratan dan juga bening untuk visibilitas user. Saya membelinya seharga Rp. 150.000,-, relatif terjangkau. Paket penjualannya satu stylus yang sudah terpasang satu tip dan pelindung tip, satu tip cadangan, dua holder (satu putih, satu hitam), dua sticker holder, dan sepuluh pelindung tip. Kelengkapannya seperti gambar berikut.



US301 merupakan seri paling murah dari seri stylus yang dikeluarkan Uneed. Selain itu, seri ini juga paling kecil. Perbandingan ukurannya dengan baterai AAA dapat dilihat di gambar berikut.

Genggaman saya belum terbiasa dengan diameter kecilnya. Tetapi ukuran kecilnya cocok gadget 5 inchi dan di bawahnya. Tidak terlalu bongsor dibanding gadgetnya. Sayang hape saya terlalu tipis untuk ditempelin holder di bagian samping. Alhasil stylus ditaruh di tempat lain, jadi kurang praktis. Dengan model tip bening seperti yang digunakan seri ini, rentan sekali rusak jika ditaruh sembarangan tanpa pelindung tip. Karena seri minimalis dan ukuran mininya, US301 tidak punya fitur tutup tip. Seri lain ada yang punya knob putar atau tutup stylus untuk melindungi tip.

Untuk mencoba performanya, saya menggunakan aplikasi CloverPaint. It's works. Keakuratannya bagus dan tip beningnya benar-benar buat nyaman pandangan pas coret-coret.

Secara keseluruhan, stylus ini sesuai ekspektasi saya. So, performance per price-nya memuaskan.

Sekian review abal-abal saya tentang Uneed US301. Semoga bermanfaat ya.

Tiga Game Android untuk Anak

Bunda suka manyun lima senti lihat Si Sulung, Mas Fayyadh, main game "Bima". Main Bima, begitu Mas Fayyadh menyebutnya, sebuah game genre fighting (berantem) dengan karakter seri Kamen Rider (satria baja hitam).

Jadilah kemudian saya diminta Bunda buat nyariin game alternatif. Ngelihat Mas Fayyadh yang suka main susun blok, Ayah kepikiran nyari game serupa untuk bisa dimainin di tablet android.

Ini beberapa game yang sukses disukai Mas Fayyadh. Aplikasi game berikut adalah aplikasi berbayar. You know what you have to do. :D

1. Toca Builder


Game susun blok. Kita bisa bebas membangun dan mewarnai blok dibantu lima robot lucu dengan kemampuan yang khas. Overall, bagus banget untuk anak mengembangkan imajinasi dan logikanya (harus menggunakan beberapa robot untuk satu bangunan). Mas Fayyadh (3 tahun) masih susah menguasai kontrolnya tapi tetep suka mainin.

2. Pango Imaginary Car




Game susun part kendaraan. Di sini kita disiapin berbagai macam part, dari yang biasa seperti roda sampai kepala naga dan meriam. Mas Fayyadh suka bentuk jadi robot lengkap tangan-kaki, meriam, dan pakai sayap. Setelah puas membentuk, hasil jadinya bisa dimainin juga. Tiap part bisa ditap dan bereaksi interaktif. Robot Mas Fayyadh bisa nembak kalau meriamnya disentuh, juga bisa terbang pas sentuh sayapnya. Mas Fayyadh suka minta diperhatiin robot atau mobil buatannya beraksi. Game ini jadi salah satu favorit barunya.

3. Dr. Panda's Garage



Di garasi ini, kita diminta membersihkan mobil dan mengkustomisasinya dengan part yang disediakan. Mirip sama game Pango Imaginary Car, tetapi terbatas pada bentuk mobil yang sediakan, dari sedan sampai buldozer. Kelebihannya adalah karakter panda dan teman-temannya yang lucu. Game Dr. Panda punya seri yang lain yang sepertinya memang dipasarkan untuk toddler.

Demikian shortlist game baru Mas Fayyadh. Bunda bilang lebih suka game seperti ini untuk Mas Fayyadh.

Setelah semua pencarian game itu, game terfavorit Mas Fayyadh tetep aja: Kamen Rider Super Climax Heroes! :D


3.04.2013

Ilustrasi Alif Si Kucing Kecil

Ayah punya post

Rencananya mau bikin satu storybook digital pake aplikasi Pixlore. Sempet disinggung di post yang ini, Pixlore tool bikin storybook. Tool-nya sudah tersedia, sekarang waktunya ngumpulin ilustrasinya.

Di post ayah terdahulu, ada muncul karakter Alif Si Kucing Kecil. Karena masih sebatas iseng coret-coret untuk tes unggah gambar di Pixlore, jadi masih kasar banget. Malem ini dicoba untuk dipoles dikit. Masih belum puas sih, tapi overall sudah "membentuk" lah.



Ilustrasi masih jadi PR besar, tetapi itu adalah PR yang menyenangkan. Saya sangat menikmati prosesnya.

Mohon doanya ya. :D

2.27.2013

Pixlore: Tool Buat Story Book Baru

Ayah nulis lagi, masa' Bunda yang nulis tentang ginian :D

Setelah menunggu berminggu-minggu setelah masuk list daftar tunggu invitasi program beta-nya Pixlore, kemarin datang juga invitasinya ke email. Alhamdulillah.

Sebelumnya saya juga daftar untuk mencicipi rasa tauco a.k.a Touchoo, tool untuk membuat story book interaktif, yang juga masih dalam tahap "mengirim" undangan. CEO nya bilang sama saya (via email hehe) diperkirakan bagi-bagi undangan menikmati tauco-nya selesai di bulan April. Masih lama ya.

Invitasi yang mampir ke email kemarin adalah invitasi untuk mencoba aplikasi web dari Pixlore. Pixlore menyediakan layanan untuk membuat storybook interaktif dengan praktis. Di situsnya, Pixlore menggadang-gadang layanannya yang bisa dimainkan di iPad, iPhone, dan Android. Asik bisa ncicipi private beta-nya. Kalo ada yang tertarik ikutan program private beta-nya, silakan daftarkan email ke situsnya Pixlore ya. Undangannya unik: 1 undangan untuk 1 user. Seandainya bisa di-share undangan saya, saya bagiin deh di sini. :D

Bagi yang sudah baca post Ayah yang judulnya Buat Storybook Gratis, mungkin sudah coba-coba sendiri bikin storybook di storybird.com. Terlepas dari keterbatasannya, storybird adalah situs yang bagus dan intuitif untuk bikin storybook sederhana. Bagi yang menginginkan storybook yang lebih kaya konten multimedia dan interaktif sehingga lebih menyenangkan, storybird bukan layanan yang dimaksud.

Okeh, kembali ke Pixlore. Ada channel resmi Pixlore di youtube yang -sekarang baru satu-satunya- menampilkan tutorial Pixlore. Saya yakin ke depannya bakal bertebaran tutorialnya, secara Pixlore ini ada fitur yang pretty advance. Sila sempatkan nonton dulu sebelum lebih lanjut mencoba Pixlore.

Eh jadi lupa kasih tau, Pixlore adalah aplikasi berbasis web. Jadi tidak perlu ada yang diunduh dan di-install. Cukup gunakan browser terbaru, Pixlore merekomendasikan Chrome atau Safari terbaru. Dan tentu saja koneksi internet. :D

Berikut fitur yang patut diperhatikan.
1. Pixlore Beta baru memberikan opsi menyimpan file ebook format .epub.
Ini berbeda sama yang saya bayangkan dulu. Iya bener, epub ini bisa dibuka baik di iPad, iPhone, dan android walaupun dengan aplikasi reader tersendiri. Hanya saja yang saya bayangkan adalah native app untuk iPad ataupun android yang biasanya di-install dulu. Native app memang lebih unggul karena memang itulah sejatinya yang didukung penuh oleh OS device-nya. Meski begitu, file epub ini juga populer untuk ebook kok. So, tetep patut dijajal.
Disebutkan di situsnya, bahwa bakal ada reader app dari Pixlore. Reader ini belum rilis, jadi mesti cari alternatif lainnya dulu. Jika Anda punya Mac atau iPad, gak perlu bingung karena Mac/iPad sudah mendukung epub3. Apalagi di Mac sudah ada iBook Author, tool untuk membuat epub3 yang disediakan gratis. Nah sekarang yang punya android, agak susah cari aplikasinya. Sementara yang saya temukan adalah GitdenBook EPUB3 Reader (gratis di google play) dan Helicon books reader (berbayar di google play), itu pun review penggunanya masih sedikit. Kalau mau memainkan di windows, sila coba Azardi reader. Cara lain menggunakan browser Chrome lalu menginstall Readium addon. Sudah saya coba Azardi dan Readium untuk membuka epub dari Pixlore, sepertinya kurang oke, gak dapet fitur interaktifnya. Padahal pas dibuka di web viewer-nya Pixlore, cakep banget. Gak heran kalo epub3 ini baru lazim digunakan di produk apple.
Saya berharap fitur untuk mempublish ke native app android bisa segera rilis, biar gampang kalo mau mainin di android device yang notabene lebih menjamur. Saya belum coba aplikasi reader untuk tablet androidnya. Kagak punya tablet nih. :D

2. Editor di Pixlore tergolong mudah dipahami.
Tool-nya sedikit tetapi sangat cukup. Memasukkan gambar tinggal drag n drop. Bisa digeser atau resize semaunya. Mendukung transparansi. Yang oke punya mendukung animasi gambar.
Kemudian, teks bisa ditambahkan dimana saja dengan pengaturan yang lengkap. Jenis font, besar font, lokasi, penambahan text box tidak terbatas.
Musik bisa diset untuk dimainkan dari awal, ataupun saat kejadian tertentu.

3. Menambahkan action untuk interaktivitas
Menambahkan action untuk interaktivitas butuh pemahaman logika. Sekali paham konsepnya, kita bisa menemukan banyak kemungkinan untuk interaktivitas storybook. Kelebihannya di sini nih, kemungkinan keragaman interaktivitas sesuai kreativitas creator. Contohnya adalah, bisa bikin game drag n drop mainan ke keranjang, animasi menyalakan-mematikan lampu dengan trigger sentuh gambar saklar, dan lain-lain.

Itu review singkat saya tentang Pixlore. Maaf jika bahasanya terlalu teknis ya :D
Kelebihan Pixlore adalah kemampuannya untuk menambahkan interaktivitas. Kekurangan utamanya adalah baru bisa disimpen dalam format epub yang masih sulit dicari reader yang layak untuk windows dan android. If you want to and feel geek enough, just try it yourself. Great FREE app.

Saya sedang garap satu proyek storybook buat Fayyadh. Judulnya Alif Si Kucing Mengantuk. Terinspirasi dari buku bantal Fayyadh, Pat Sleepy Bunny. Menceritakan aktivitas sebelum tidur. Ngerjain ilustrasinya bakal butuh berhari-hari nih. Padahal sederhana banget haha.

Yosh, semangat. :D

Give it a try. Pixlore Beta.

2.22.2013

Buat Story Book Gratis

Ayah nulis lagi

Ada tool gratisan untuk bikin story book secara online. Saya baru nemu kemaren, dan baru coba hari ini. Nama toolnya adalah Story Bird.

Langsung aja ke pros dan cons nya ya.

Pros:
1. Ilustrasi sudah disediakan. Ilustrasinya ciamik tenan.
2. Tinggal drag n drop ilustrasi ke kanvas.
3. Bisa ditambahi dengan narasi sendiri.
4. Ada beberapa pilihan layout.

Cons:
1. Ilustrasi ada banyak sekali dan bagus-bagus, tetapi sepertinya di ruang editor hanya disediakan ilustrasi dari satu artist aja. Dengan begitu, agak susah menyesuaikan ilustrasi dengan cerita atau vice versa.
2. Akun gratisan gak bisa download buku sendiri. Saya jadinya printscreen aja untuk di print buat Fayyadh.

Asik nih untuk bikin story book sendiri. Berikut hasil coba-coba saya.








Cakep kan ilustrasinya. Masih banyak yang lain lho.
kalo mau liat versi lengkap punya saya, bisa klik ke sini http://storybird.com/books/buku-cerita-fayyadh-hutan-yang-menyenangkan/

----
Update
----
Akhirnya nemu cara biar bisa dipasang di blog.
Psst, seharusnya baru dikasih tau kodenya kalo sudah dimoderasi sama mimin storybird. Tapi ya namanya bisa diakali, maaf ya min. Semoga storybird makin maju jaya :D

2.21.2013

Bunda Nawarin iPhone 5!

Pagi menjelang siang, the quiz hunter aka Bunda kucluk-kucluk mendatangi kubikel Ayah. Untuk diketahui, Ayah dan Bunda ngantor bebarengan, di lantai yang sama dan hanya dipisahkan oleh 3 kubikel saja.

"Mau iPhone 5 gak, Yah?" kata Bunda.

Ceileeeeh, pake nawarin gadget mahal segala nih Bunda. Sejak kapan jadi kaya raya dan dermawati begini.

"Tapi mesti gambar dulu." tambah Bunda.

Pasti giveaway maning nih, pikir saya. Ternyata betul. Bunda kasih tautan ke akun twitter empu-nya giveaway. Seraya kasih tau info yang gak banget, "Deadline-nya jam 4 ntar ya, Yah".

Hadeeeh. Yaudim, demi menyenangkan istri tercinta -padahal juga pengen menang- , saya ikutan giveaway-nya.

Giveaway-nya sederhana: bikin gambar sejenis avatar untuk salah seorang atlet balap profesional Sean Gelael (ini anak muda Indonesia lho ya). Saya memutuskan gambar gaya manga aja bisanya gaya itu doang. Dikeluarinlah alat gambar pusaka yang telah disimpan sekian lama. Satu wacom tipe jadul yang sudah berdebu. Sudah lama gak ngegambar, jemari jadi kaku-kaku. Garis yang ditarik jadi goyang-goyang. At last, selesai juga gambarnya. Jam istirahat habis sama aktivitas satu ini aja. Ngejar jam empat! Apapun hasilnya, hajaa~r!

Pake referensi gambar yang ini.



Jadinya seperti ini.




Balik ke kantor, gambar sudah siap di-submit. Baca-baca lagi aturan mainnya. Ealah, ada syarat mention ke 10 orang dan 10 orang itu harus follow akun yang punya giveaway.
Saya sebenernya gak suka syarat tipe beginian. Karena saya males minta-mintain orang nge-follow yang belum tentu dia mau follow, ya upayanya jadi ala kadarnya aja. Tapi ya begitulah syaratnya, namanya juga orang lagi mau branding: butuh follower sebanyak-banyaknya. Selanjutnya ya dibawa hepi-hepi aja. Ikutan giveaway kagak dipaksa aja ngapain juga pake stres, ya gak? :D

Tinggal nunggu jam 12 teng ntar untuk pengumuman pemenang. Gak memprediksi bakal menang sih, tapi tetep ngareee~p. Haha.

2.18.2013

Pergi ke Pasar


Pengen ketawa aja inget beginian.
*wow ada ayam ninja! :D

2.13.2013

Surat Cinta di Februari

Sore ini saya iseng cek email. Eh, ternyata ada surat cinta dikirimin pak pos Gmail. Bikin hati penuh kembang dan hidung mengembang, seraya mengucap Alhamdulillaaaah.

Ada surat isinya ginian...


jreng-jreng


Seperti yang sudah pernah di post di sini (Menanti Kiriman Tauco), Om Ginor -bosnya pabrik tauco- akhirnya memutuskan untuk merilis Open Beta. Asik. Makasih ya Om~.

Saatnya kembali menagih bahan cerita sama Bunda. Ceritanya bagi-bagi tugas, Bunda bikin cerita, Ayah ilustrasi dan lain-lainnya.

Kata Om Ginor, "Thanks for bearing with us a little bit longer... we are now starting to send out invitations on a first-come-first-serve basis."
Yes, Om. I can be a bear a little bit longer.
Trust me. It's works. (Lu kira iklan L-M*n)

Yihaa~


*maaf judulnya menipu. Padahal Bunda lagi beneran ngepost yang beraroma romantisme :D

1.23.2013

Buat Photobox Sendiri Yuk!

Ayah nulis lagi

Tete~p masih tentang teknologi. Kali ini saya kasih tahu tentang aplikasi hepi-hepi. Bisa juga jadi ide bisnis lho, khususnya bagi yang berminat mendalaminya.

Rasa-rasanya masih banyak yang kenal dengan istilah photobox. Ya, tempat berwujud kotak untuk berfoto ria dengan prinsip swalayan dan hasil fotonya bisa dibawa pulang secara instan. Hasil fotonya pun punya ciri khas yaitu susunan empat foto berjejer ke bawah. Jujur nih saya belum sempet ngerasain kena tabok flash di dalam photo box pas masih muda dulu, pas jaman hebringnya photobox. Maklum kuper, haha. Kalau sekarang mungkin sudah gak jaman lagi ya. Sedikit banyak pasarnya digerus sama ponsel berkamera yang memudahkan siapa saja untuk mengambil gambar. Dicetak? Hari ini masa emasnya social media. Foto-foto trus di upload. Kalau hari ini masih ada photobox di pusat keramaian, masih ada yang minat gak ya?

Terlepas dari itu, bikin photobox buat seru-seruan boleh juga tuh. Misal, pas event ulang tahun atau resepsi pernikahan keluarga, asik juga kalo pengunjung bisa bawa pulang souvenir berupa foto mereka sendiri. Yakin deh mereka suka sama souvenirnya. Prinsip narsisme, haha.

Di google, banyak tautan yang bisa dikunjungin untuk tahu gimana cara bikin sendiri photobox. Search aja "DIY photobooth". Dalam bahasan DIY photobooth yang termasuk hangat dibicarakan adalah software apa yang digunakan. Dari beberapa software trial yang sudah saya coba, yang paling berkenan di hati adalah punya Breezesys, namanya Webcam Photobooth (WP). Untuk penggunca DSLR Canon/Nikon dan Canon seri Powershot tertentu, Breezesys juga punya software serupa.


WP trial ini tentunya sudah mencakup fungsi dasar dari software khusus photobooth: mengotomasi proses dari pengambilan sejumlah gambar, menyusun hasilnya ke layout cetak, dan mencetak. Intinya, klik trigger - narsis - ambil hasilnya. Walaupun trial, WP menyuguhkan fitur yang sama persis seperti versi berbayarnya (900 ribu-an). Dibatesin sampe 30 hari sih. Bedanya sama software trial lain, WP trial gak ngerusak hasil cetak fotonya pake watermark. Ini bermanfaat banget buat kita-kita yang mau pake untuk special ocassion atau event yang biasanya digelar gak sampe sebulan. Maka versi trial udah sangat cukup. Pun jika mau pake trial lebih dari 30 hari, teknologi bajak-membajak udah lebih pinter. Tinggal googling bisa dapet lah itu caranya. :D

Photobooth mode yang disertakan awalnya masih sangat standar alias jelek. Tapi kalo cuma buat dipake sendiri, bisa lah ditolerir. Di situsnya, Breezesys memberitahu manual mengedit tampilan photobooth mode sesuai kemauan kita. Karena WP ini salah satu program populer, kita bakal banyak menemukan tutorialnya di dunia maya. Salah satu hasil edit oke punya bisa dilihat dimari.


Apa yang perlu disiapin nih? Yang dibutuhin cuma komputer (PC/laptop), webcam/DSLR Canon-Nikon/Powershot Canon, printer sama kertas fotonya.
Kalo mau lebih repot boleh juga nyiapin latar belakang, boleh pake kain atau segila kreasi masing-masing. Atau pake layar hijau, software WP bisa ganti layar hijau jadi gambar apa pun secara digital. Kayak di behind the scene di film-film hollywood gitu.
Menggunakan webcam itu rentan jelek hasilnya jika kondisi minim cahaya. Jangan cuma memanfaatkan cahaya dari monitor. Menggunakan sumber cahaya sendiri yang mengarah dari arah depan kita adalah pilihan yang bijak.
Kalau ada monitor layar sentuh, makin ajib deh. Bisa juga pake tablet. Tinggal cari aplikasi yang bisa bikin tablet jadi monitor kedua dari PC/laptop. Di tablet android bisa pake aplikasi iDisplay.
Lebih seru pake mainan properti seperti gambar di bawah.



Semua disiapin, sudah bisa mulai narsis. :D

Semoga bermanfaat.

1.19.2013

Menanti Kiriman Tauco

Sesekali Ayah nulis lagi. :D

Ceritanya saya lagi nunggu surat dari empunya tauco. Kemaren sudah ngajuin permohonan biar dikasih tauco. Karena masih dalam tahap pembuatan, saya disuruh nunggu sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Tauco ini bukan sembarang tauco. Ini tauco modern. Hasilnya bisa dinikmati pake iPad dan tablet. Nama alaynya Tauchoo Creator. Tauchoo Creator ini adalah program yang bisa digunain untuk buat ebook interaktif. Ebooknya nanti bisa dirilis ke market-nya android atau ke store-nya apple.



Ebook interaktif? Itu lho buku cerita (biasanya untuk anak-anak) yang berupa narasi yang disertai ilustrasi, nah ilustrasinya ini sifatnya interaktif. Bukunya bisa ngasih respon ketika pembaca ngasih input tertentu, misalnya menyentuh ilustrasinya atau menggoyangkan tabletnya. Responnya bisa beragam: memainkan suara/musik tertentu, memainkan animasi tertentu, dan lain-lain. Nanti nonton video di bawah deh biar lebih ngeh.

Niat saya biar ebook bisa dibacain sama Bunda untuk Fayyadh. Fayyadh kan seneng dibacain cerita. Kalo lagi dibacain buku cerita, Fayyadh suka nunjuk-nujuk gambar trus nanya, "Ini apa?". Semua ditunjukin, sampe ceritanya malah urung selesai dibacain. Terlebih (katanya) udah deket masa mutasi kantor yang akibatnya saya sama Bunda dan Fayyadh bisa gak bisa satu atap lagi. Membayangkan ebook ini jadi semacam penyambung rasa sayang di kala gak bisa berjumpa. Dibacain Bunda sesaat sebelum tidurnya Fayyadh. Fayyadh nunjuk nanya ini-itu. Fayyadh sama Bunda ketawa-ketawa. Dan akhirnya si kecil terlelap. Ah, membayangkannya saja sudah jadi haru gini. Jadi semangat deh. :D

Saya membayangkan ebook ini bisa dibaca di tablet android. Ada beberapa alternatif selain tauco. Ada pixlore yang masih private beta juga alias belum rilis. Saya ikut daftar untuk dapet akses ke program private betanya. Kebanyakan yang sudah rilis untuk umum adalah program yang berbayar. Sebut aja moglue (yang dibayar per buku yang dibuat dengan rate hampir dua juta/buku) dan photoshop+kwik+corona (yang juga mahal). Sebenernya ada cara gratis untuk bikin ebook semacam ini. Syaratnya harus bisa coding manual alias ngetik sendiri tiap kode yang dibutuhkan tiap barisnya--yang mana saya terlalu malas untuk belajar gituan--. Semoga nanti tauco atau pixlor ada versi windows-nya dan gratis untuk selama-lamanya. Aamiiiin.
  
Ini video tentang tauco yang sudah saya bicarakan di atas.


Skenario lain untuk bikin ebook ini adalah menggunakan software untuk bikin game html5, hasilnya ntar di-convert ke aplikasi android pake PhoneGap. Kalo software untuk bikin game html5 ada yang gratisan, contohnya tululoo. Sementara menunggu kiriman Tauco nyampe, mungkin ini dulu mau coba dijalanin. Semoga wokeh punya. Okeh, begitulah yang bisa saya ceritakan sementara. Semoga surat selanjutnya dari tauco segera tiba. Sudah gatel mau mulai bikin. Daaaan... Selanjutnya, masalah pertama yang mesti dipikirin adalah .... ....
kami belum punya tablet!
*gubrak
*trus ngapain mau bikin ginian?? haha

12.16.2012

Catatan+Foto

Terakhir Bunda udah sharing foto Fayyadh jaman 20 bulan yang lalu. Sekarang saya mau sharing foto Fayyadh terbaru ah. Suka mengabadikan momen-momen bersama si kecil, mumpung punya kamera dan lagi belajar njepret dikit-dikit.


Ini pas Fayyadh berenang di kolam plastik. Tetep gak mau udahan padahal jemarinya udah pada kisut.



ini momen menyenangkan lainnya. Fayyadh datang ke saya membawa dua topi. Satu ia pakai sendiri (kado milad saya ke Bunda seperti yang bisa dibaca di sini), satu diberikan ke saya untuk dipakai. Lucu banget nih anak, senengnya bukan main ada temen maen topi. :D

Terakhir, punya momen berdua sama Fayyadh itu pas Bunda menjajah rumah untuk menjamu teman-teman pengajiannya. Sesiangan sampai sore main, dari arena bermain di warung sebelah rumah (ada pusat perbelanjaan di belakang rumah, tinggal loncatin pagar komplek di belakang rumah udah nyampe) sampe nebeng main di TK Robbani di dalam komplek.

ini salah satu favorit Fayyadh. Naik kereta api. Dua kali deh naik ginian.


ini pas di arena bermain anak. Hobinya main puzzle sama perosotan. Sayang pas perosotan, Ayahnya sibuk megangin si kecil yang antusias ini meluncur, jadinya gak sempet njepret :D.

Bosen di arena bermain, beranjak ke TK Robbani (sekalian ngintip-ngintip udahan apa belum pengajian di rumah). Ada ayunan, panjat-panjatan, perosotan juga ada.

nggaya banget, ini pas di halaman TK. Ngaso bentar abis manjat-manjat sama perosotan. Itu di deket tangannya ada mainan dinosaurus plastik. Itu nemu tergeletak di tanah dan cuma setengah bagian. Pengen tahunya besar banget nih anak. Gak cuma si dino, tapi si sikat bekas, si kaleng bekas, si daun, sama si serok sampah dipungutin.

Hasil jepretan lain ada di album facebooknya Bunda. Monggo ditilik kalo berminat. :D

7.03.2012

Tiga Kesadaran

Kamis itu (28/6) saya kembali menjadi sang penangkap cahaya bersenjata kamera. Sepanjang acara pelatihan menulis, pandangan saya lebih banyak liar menyisir momen yang apik untuk dilukis dengan cahaya. Mata terus membidik, tapi telinga saya buka lebar-lebar. Sayang rasanya melewatkan suguhan duo pembicara hebat, Imazahra dan Gol A Gong. Saya juga ingin paham, sedikit pun boleh.

Dari berjam-jam sesi di pelatihan menulis itu, setidaknya saya menangkap tiga sampaian yang mengelitik. Semoga dengan dituliskan dan diceritakan makin melekat kuat-kuat. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya, begitu kata orang-orang. Meski saya bukan tipikal orang yang suka mencatat, biar deh sekali ini jadi anomali, haha.

Pertama. "Saya pernah lihat satu anak kecil pemulung plastik bekas. Selidik punya selidik, ia melakukannya untuk melanjutkan sekolah. Saya buat satu novel terinspirasi dari kisah anak pemulung ini. Dengan royalti dari novel itu saya biayai sekolahnya." Mas Gong berkisah. "Itulah da'wah bil qalam." simpulnya. Saya mendadak tercenung. Kemudian ada satu kesadaran terlintas cepat di benak saya: dakwah itu kebermanfaatan. Selalu ada manfaat yang dicita-citakan, karenanya dakwah diupayakan. Maka dari setiap detil pernak-pernik usaha dalam dakwah yang saya (niat) lakukan, apa sudah ada manusia-manusia yang makin baik kualitas hidupnya? Satu hal lagi untuk direnungkan.

Kedua. "Banyak hal membutuhkan kemampuan menulis." kata Mbak Ima. Saya senyum-senyum sendiri di tempat. Ya iyalah di tempat, ngapain sambil lari-lari. Memori tentang satu mimpi itu kembali. Seperti kejadian dramatis di film-film, saya yang sedang lupa ingatan terbentur keras di bagian kepala dilabrak perkataan Mbak Ima dan tiba-tiba: Hei! Saya sudah ingat semuanya!. Haha, pemicu yang tepat. Dulu, karena tidak mahir urusan tulis-menulis, saya pernah mempetieskan satu mimpi. Usai acara pelatihan menulis, mimpi itu kini perlahan menghangat. Terima kasih Mbak Ima.

Ketiga. Riset, kata Mas Gong, sangat penting dalam tahap pra menulis. Saya langsung angguk-angguk setuju. Zaman ngampus, saya pernah riset kecil-kecilan untuk cipta cerita. Dan hasil riset itu memberi otak saya detil data dan informasi, benar-benar membuka wawasan. Saya menjadi lebih siap untuk menulis dibanding sebelum melakukan riset. Saya simpan dulu cerita tentang ini untuk tulisan lain, hehe.

Kamis itu, selain lukisan cahaya yang tersimpan dalam bit-bit di memori kamera, saya membawa pulang tiga kesadaran yang mencerahkan. Yang hari ini sudah saya ceritakan kepada kalian, dan di hari lain saya pastikan kalian akan melihat progresnya. InsyaAllah.

Semoga bermanfaat.

---------------------
ditulis dalam rangka PR dari Mbak Ima di salah grup belajar menulis di facebook.


6.21.2012

Pulang di Bulan Juni

Alhamdulillah, seperti yang Bunda kabarkan di sini, Ayah akhirnya punya kesempatan pulang lagi. Nasib pegawai yang cutinya sudah habis, kali ini cuma mengandalkan izin dua hari dari Pak Kepala Kantor. Alhamdulillah dimudahkan saat meminta izin. Mafhum dan maklum kali ya sama pasangan yang LDR-an. Terima kasih ya Pak.

Setelah 6 jam perjalanan kereta api Rantauprapat-Medan, dua hari berjibaku sampai terkantuk-kantuk mengikuti sosialisasi peraturan PPh terbaru, 2 jam perjalanan pesawat Medan-Jakarta, menggelandang semalaman di emperan Bandara Soetta, 1 jam perjalanan pesawat Jakarta-Bengkulu, akhirnya bisa bertemu Bunda dan Fayyadh lagi setelah dua bulan lewat! Alhamdulillah. Bunda menyambut dengan senyum hangat, sayang Fayyadh sedang lelap. Ooo tidak bisa, Ayah bangunin deh Fayyadh, haha.

Kalau sudah lama tak bersua seperti ini, hal-hal kecil dan sederhana rasanya benar-benar syahdu. Makan di luar, belanja bareng, menemani si kecil bermain bersama anak-anak satu komplek, berkunjung ke rumah Mbah Bengkulu, bahkan ngumpul bertiga tanpa melakukan apa-apa pun terasa begitu menentramkan. Baru terasa rasanya berkeluarga. Benar sekali jika cinta jiwa itu harus bertemu dengan cinta fisik. Harus, karena itulah yang menentramkan.

Mumpung di rumah dan mumpung ada gadget kamera, jeprat-jepret trus. Pas di rumah, di pusat perbelanjaan, di tempat makan, di pantai. Memang ini salah satu misi pulang kali ini. Punya tangkapan memori berupa foto. Untuk dilihat-lihat kembali saat berada jauh dari rumah.

Pulang selama 4 hari itu sangat amat kurang.
Ah, ingin kumpul lagi. Terserah dimana, di Bengkulu, di Rantauprapat, di Jogja juga boleh. :D

Sebelum nantinya berkumpul di surga, aamiin.

Nggaya.


Mamam bihun buatan Bunda.


Tampang kecapean.


Main di jalan bebatuan depan rumah. Gak mau beranjak dari sana.


Mamam kentang goreng. Suka nih.


Cakeeep :D


Main pasir bareng.


Nyanset with ndeprok di pantai.


Walaupun agak kurang fokus, gapapa, suka banget sama ini.

5.29.2012

Sederhana dan Elegan, Nostalgia Undangan Romantis

Hari ini usia pernikahan Ayah dan Bunda genap dua tahun. 29 Mei 2010 - 29 Mei 2012. Alhamdulillah.

Saya kali ini ingin nostalgia dengan salah satu pernak-pernik pernikahan kami dulu. Undangan.

Sebelum menikah, saya sudah tahu jika Bunda suka menulis dan Bunda tahu jika saya suka bermain dengan desain grafis. Jadilah kami berdua sama-sama punya tuntutan.
Bunda maunya saya sendiri yang punya desain undangan.
Saya maunya Bunda yang pilih kata-kata untuk undangan kami.

Saya di visualnya. Bunda di diksinya. Dan kami deal.

Awalnya Ayah dan Bunda ingin menggunakan tokoh wayang, Kamajaya dan Kamaratih. Tapi karena khawatir ntar malah nyeleneh secara akidah, kami urungkan deh. (hey, saya gak ngerti perwayangan gitu, dan Bunda sepertinya juga tidak terlalu paham.) Kembalilah kami ke desain undangan pada umumnya, sulur-sulur merambat. :D

Kami cukupkan konsep kami pada "sederhana dan elegan". Untuk mewakili makna itu, kami memilih warna putih untuk "sederhana" dan emas untuk "elegan". Dan padanan ini insyaAllah bertuah. :D

Sebagai insan yang ingin bermanfaat untuk orang lain (tsaaaaah), kami juga maunya undangan kami ini bermanfaat untuk beberapa waktu. Tidak sekedar dibaca lalu dibuang. Maka muncullah ide unik kami: undangan kami adalah pigura foto!

Dengan bekal konsep itu dan pilihan diksi dari Bunda, mulailah saya ngutak-ngatik desainnya. Beberapa konsultasi dengan vendor undangannya untuk memastikan apakah konsep yang kami sepakati bisa dikerjakan secara teknis. Alhamdulillah vendornya menyanggupi.

Dan inilah concept art (cie cie) undangan kami. :D



Jika biasanya, undangan itu soft cover untuk amplop, dan hard cover untuk undangannya. Maka undangan kami sebaliknya. Soft cover untuk isi undangannya dan hard cover untuk "amplop" berbentuk pigura. Penerima undangan mengambil isi undangan yang berisi pemberitahuan informasi acara akad dan resepsi, denah menuju lokasi acara, dan ,tentunya, puisi Bunda. :D

Selain undangan fisik, saya juga menyiapkan lini untuk online department (apaaa coba:D). File gambar untuk undangan yang diumumkan di dunia maya. Kala itu saya dan Bunda lagi keranjingan nge-blog di multiply. Undangan maya itu saya pajang di blog saya di multiply. Inilah bentuknya.


Secara keseluruhan, Ayah dan Bunda puas dengan undangan pernikahannya.
Mencoba melukis makna sederhana dan elegan pada undangan kami. Ayah dan Bunda sudah melibatkan passion masing-masing.
Hasilnya? Ayah dan Bunda banget. No regret.

----------
update 31/05/2012: ternyata Bunda masih menyimpan satu undangan paling keren sedunia ini :D



----------

Dan sebagai penutup, saya tampilkan puisi Bunda yang dipajang di undangan pernikahan kami. Bagus. :D

Gerimis subuh, cahaya dhuha
Menunaikan tasbih pada Pencipta Semesta
Melengkung busur berupa segala
Titian meninggi
Mengetuk langit menghampar hakiki

Ya Rahman
Semoga Engkau berkenan
Menggenggam hati-hati ini
Utuh, penuh, seluruh

Rabbi… Perkenankan kami
Menetapi janji pengguncang Arsy

5.17.2012

Bongkar Pasang

Masih tentang lensa manual.
Pentacon Auto 135/2.8 saya entah kenapa tidak dapat infinity focus-nya. Padahal cuma pake adapter biasa tanpa optik tambahan. Tanya-tanya ke forum, ternyata mesti di setting ulang aka di-service nih lensa. Apa boleh buat. Karena tukang service-nya nun jauh di seberang pulau sana. Yah mencukupkan diri dengan objek 1 sampe 8 meter saja.

Browsing, browsing cari info tentang masalah lensa ini, sampai lah ke halaman ini forum mflenses.
Tutorial membongkar pentacon yang lagi sakit.
Diikuti tutorialnya. Mudah banget! Ya iyalah wong cuma melepaskan ulir baut saja. Dengan hati-hati 15 menit sudah pada berlepasan tuh part lensanya.

Sayangnya...
Baru teringat, satu kalimat sakti yang sering diulang-ulang user di forum lensamanual.net.

Bongkarnya emang gampang. Masangnya lagi yang ribet.

Ternyata benar sodara-sodara...
Hampir 3 jam kemudian, baru pentacon balik seperti semula. Setelah bolak-balik salah pasang. Sampai hampir frustasi. Kepikiran bisa saja lensa ini dikirim ke tukang servis dengan status CKD. Completely Knock Down. Alias mesti dirakit ulang. :D

Dampaknya: pelumasnya jadi boros karena semangat banget ngulirnya dibarengi emosi jiwa. Ring pengaturan diafragma-nya jadi agak seret dan bersuara. Mana penyakit infinity tetep belum hilang. Hedeeh

Tapi...
Alhamdulillaaah.
Jadi tahu bagaimana membongkar dan memasang kembali pentacon 135/28.
Jadi tahu sedikit mekanisme lensa manual.

Dan yang paling penting: Alhamdulillah bisa digunakan lagi.
ALHAMDULILLAAAAH.

Pelajaran hari ini : syukuri apa yang ada. :D


5.09.2012

Be Careful Of What You Wish For

Be Careful Of What You Wish For.
Hati-hati dengan apa yang kamu inginkan.

Pengen beli barang baru. Tapi gelagapan kehabisan dana setelah punya.
Pengen punya peluang usaha. Sudah di depan mata tapi tidak punya banyak waktu untuk mengoptimalkannya.

Sudah berapa kali kejadian seperti itu kita alami? Kesempatan itu telah hadir. Tapi malah kita sendiri yang tidak siap menerimanya. Menerima konsekuensinya, lebih tepatnya seperti itu. Kesempatan itu akan menemui momentumnya ketika bertemu dengan kesiapan kita. Ia akan berbunga-bunga indah seperti bayangan kala kita mengidamkannya dulu. Semua berjalan sempurna seperti yang pernah terbayang.

Bagaimana kalau kita belum usai juga bersiap?
Maka belum tibanya kesempatan itu bisa jadi malah menyelamatkan. Tinimbang malah repot sendiri, bukan?
Dan ini bisa jadi alasan untuk bahagia tanpa perlu menunggu keinginan tercapai.
Mari buat alasan jenis ini sebanyak-banyaknya. Sepertinya (sangat/sering) berguna. :D


5.03.2012

Libur gak sih nih?


Bunda:  "Ayah, Ayah. 17-18 Mei pulang ya."
Ayah: " Eh kok pulang?" (kaget, gak perhatiin kalender)
Bunda: "Kan cuti bersama." (pede)
Ayah: "Oh ya? Ayah itung-itung dulu ya."
Bunda: "Iya." (seneng)

Beberaapa saat kemudian.
Bunda: "Eh, Yah. Emang tanggal 17 Mei libur ya?" (gak pede, asli nanya)
Ayah: "Lah katanya cuti bersama????"
Bunda: "Iya sih. Mastiin aja, haha"
Ayah: (facepalm)

4.22.2012

Cerita 17 April lalu

*Tulisan Bunda :D

Tanpa terasa telah tepat setahun usia fayyadh kemarin. Alhamdulillah, di hari ulang tahunnya, fayyadh bisa berbagi kebahagiaan dengan teman teman mainnya. Bunda sengaja tidak mengundang teman teman fayyadh ke rumah, alasan utamanya karena ayah tidak bisa pulang pada hari ulang tahun fayyadh, dan bunda enggan menjadi tuan rumah tunggal. Maka sebagai gantinya,bunda mengantarkan goodie bag untuk masing masing anak.

Kali ini, Bunda memilih tema pesawat. Mengapa pesawat? karena bagi fayyadh dan bunda, pesawat mengingatkan kami pada kepulangan ayah. pesawatlah yang berjasa mengantarkan pelukan ayah. ^^

Proyek goodie bag pun dimulai.
Rencananya, bunda pengen goodie bagnya berisi makanan dan mainan/lunch box. Awalnya pengen sekali makanan yang dibagikan adalah homemade food, namun apa daya bunda tidak terampil dalam dunia masak memasak, akhirnya bunda menyerah dan (terpaksa) memilih makanan ringan dalam kemasan. Praktis, meskipun agak kurang sehat sebenarnya yaaa..namun demikian, tetap diusahakan dipilih yang cukup aman dan halal. Selanjutnya, mainan atau suvenir. karena tidak ingin keluar dari tema, maka bunda mencoba menyusuri pasar dan pertokoan untuk membeli lunch box bergambar pesawat. Namun ternyata amat sulit menemukannya, akhirnya bunda putuskan untuk membeli mainan saja. Bunda mencari di toko grosir mainan dan akhirnya menemukan mainan pesawat yang imut dengan harga yang masih sesuai budget. Bunda pilihkan warna pink untuk temen fayyadh yang perempuan, dan hijau untuk yang laki laki. Sementara fayyadh bunda belikan yang berwarna kuning.

Selesai berburu isinya, saatnya membungkus dan mempercantik goodie bagnya. Untuk mainan pesawatnya, karena plastik pembungkusnya agak kurang cantik, bunda putuskan membungkus ulang dengan plastik bening seperti membungkus parsel. Dan sebagai pemanis, bunda sematkan satu buah pin merah bertuliskan 'future pilot' yang merupakan hasil karya ayahnya fayyadh. untuk makanan kemasannya, standar aja sebenarnya, Bunda masukkan dalam plastik yang biasa digunakan pada acara acara ulang tahun, lalu diikat dengan pita warna warni. Keduanya kemudian bunda masukkan dalam sebuah tas kertas hasil lipat melipat hingga jam dua belas malam ^^. Tas tsb terbuat dari kertas kado berwarna kuning cerah dengan gambar alat transportasi termasuk pesawat,sedikit karton untuk alasnya, dan pita hijau army untuk bagian pegangan. Terakhir, sebagai personal touch, bunda meminta tolong pada ayah untuk membuatkan pin bergambar pesawat, dengan tulisan nama masing masing anak untuk disematkan di bagian luar goodie bagnya.

Bagian lain yang tidak kalah penting adalah kue ulang tahun.
Sekali lagi, karena keterbatasan kemampuan per-baking-an dan tentu saja keterbatasan sarana dan prasarana, bunda terpaksa membeli kue ulang tahun untuk fayyadh. itupun bunda beli pada hari H, bukan pesan di hari sebelumnya.
Apa pasal? sebab bagi bunda sebenarnya yang terpenting adalah fayyadh bisa berbagi dengan teman temannya, dan masalah kue tidak begitu krusial bagi bunda. toh memang tidak ada acara tiup lilin, nyanyi dan potong kue kok. bunda tidak ingin mentradisikan ritual demikian, bunda hanya ingin menggunakan kesempatan ulang tahun fayyadh untuk berbagi dan bergembira bersama. Namun akhirnya bunda beli juga kue untuk fayydah, dengan pertimbangan untuk dibagi dengan om om tetangga yang sering nagajak fayyadh maen.
Bunda pilih kue simpel dengan topping coklat dan sedikit whipped cream putih. Beruntung, kemarin bunda sempat tidak sengaja melihat, dan akhirnya membeli hiasan kue bentuk pesawat kecil dan voila, kue simpelnya menjadi lebih manis dan sesuai tema dengan sentuhan empat hiasan pesawat kecil.

Alhamdulillah, proyek kemarin sangat menyenangkan.
Meski tidak semua sempurna sesuai keinginan, namun paling tidak, bunda telah mengusahakan yang terbaik menurut bunda untuk putra tercinta.

Selamat milad pertama, fayyadh sayang..
semoga fayyadh makin disayang Allah


Biar satu tema, dibelikanlah kaos bergambar pesawat. Tapi malah jadi dress. Kegedean!


Ini kue pesawat.

Senengnyaaaa~

Kumpulan goodie bag.

Ini bag-nya. Handmade sampe tengah malem.

Dalemnya ada pesawat dan pin.

juga ada bungkus panganan.

Panganannya.

Semua goodie bag nya.

Pin nama

future pilot