Salah satu tahap melatih kemandirian anak adalah dengan cara memberi kesempatan anak untuk memilih. Hal ini dimaksudkan agar anak terbiasa membuat keputusan sejak dini. Tentu saja kebebasan memilih ini harus disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak.
Bagi Kak Mahya (4 tahun), salah satu latihan kemandiriannya adalah dengan memilih baju yang akan dikenakan sekaligus mengenakan sendiri tanpa bantuan.
Kami berusaha untuk memberi kebebasan bagi kak Mahya untuk memilih outfitnya, dengan batasan tertentu. Misalnya, jika kami keluar rumah, maka kak Mahya memakai atasan dan bawahan panjang, juga jilbab. Jika hanya bermain di rumah boleh memakai baju atau dress pendek dan celana panjang. Kak Mahya bebas memilih warna dan motif baju yang ingin dia kenakan. Dan saya berusaha menghargai apapun pilihan kak Mahya, walaupun itu berarti baju pink celana kuning dan sandal ungu.
#day2
#gamelevel2
#tantangan10hari
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
10.11.2018
Pilih Ini Atau Itu
10.10.2018
Kanna belajar makan sendiri
Untuk meningkatkan keluwesan tangan kanna dan mendukung ketrampilan makannya, beberapa hari yang lalu bunda mengajak Kanna bermain memindahkan mainan dengan media sendok.
Kami menggunakan 'ikea pyssla beads'. Semacam manik-manik warna warni yang sebenarnya ditujukan untuk dimainkan oleh anak dengan usia 3 tahun lebih mengingat besarnya risiko tertelan. Namun mengingat ketiadaan bahan makanan yg berbentuk biji bijian,atau makaroni dan semacamnya di rumah pada saat itu, maka bunda menggunakan apa yang ada,dengan catatan harus diawasi oleh bunda secara langsung dengan seksama.
Kanna senang sekali mendapat kesempatan untuk menyendok, menuangkan dan menumpahkan manik-maniknya hingga berserakan. Kanna juga bisa merasakan tekstur manik-manik di tangannya ketika memasukkan tangan ke dalam toples penuh berisi manik-manik. Beberapa kali Kanna mencoba memasukkan butiran manik-manik ke mulut, namun dapat dicegah.
Bagi Kanna, semua yang dia lakukan adalah proses belajar. Bagi Bunda, menemani proses belajar Kanna adalah sebuah kebahagiaan.
#day1
#gamelevel2
#tantangan10hari
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
9.21.2018
Agar Tidak Salah Paham
Sebagai pasangan LDR yang bertemu sepekan sekali, mayoritas
komunikasi suami istri kami lakukan melalui perantara media. Percakapan via
WhatsApp dan Video call menjadi kegiatan wajib yang kami lakukan. Selain itu
ada beberapa hal yang kami sepakati agar memperlancar komunikasi tertulis ini,
diantaranya:
a.
Memberitahukan rencana dinas.
Hal ini penting mengingat tugas suami yang
mengharuskan beliau visit ke lokasi yang kadang susah sinyal. Jika
dikomunikasikan sebelumnya dapat menghindari kesalahpahaman komunikasi karena
pesan yang tidak sampai, atau tidak terbalas.
b.
Tidak mudah baper
Curhat pada suami di sela-sela jam kerja,
dan hanya dibalas seadanya atau hanya sekadar dibaca jika terlalu
memperturutkan perasaan, akan berujung kecewa. Bagaimanapun kondisi di tempat
kerja tidak dapat diprediksi, meeting, bertemu client, dipanggil atasan dapat
menjadi sebab mengapa chat “penting” kita hanya dibaca.
c.
Tepat menggunakan tanda baca, dan berhati-hati
dengan tanda seru dan huruf kapital.
Nampak sepele, namun kadang memicu
kesalahpahaman.
#day6
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional


