Sebagai seorang ibu, kita dapat
‘merasakan’ ketika buah hati kita sedang tidak baik-baik saja. Bisa jadi
kesehatannya maupun kondisi hatinya. Seperti Senin kemarin, Mas Fayyadh (7
tahun) tampak tidak bersemangat. Bunda lalu membuat teh hangat untuk kami berdua,
dan duduk menunggunya bercerita. Dengan suara pelan, Mas Fayyadh menceritakan
hasil ujian hafalan surat At Takwir yang tidak sesuai harapan.
👦 Bun, setoran hafalan surat At
Takwir tadi mas Fayyadh tidak lancar. Banyak lupa.
👩 Oiya, Nak? Jadi harus mengulang
setoran lagi?
👦 Iya. Padahal Mas Fayyadh udah
menghafal terus tapi masih lupa-lupa.
👩 Gimana ya sebaiknya biar Mas
tidak gampang lupa hafalannya?
👦 Diulang-ulang ya Bun?
👩 Betul! Semakin sering diulang,
InsyaAllah semakin nempel hafalannya.
👩 Bunda dulu juga pernah mengalami
kayak Mas Fayyadh. Diantara teman-teman, Bunda yang paling sedikit hafalannya.
Tapi Bunda tidak menyerah. Bunda sering mengulang hafalan. Bunda juga berdoa,
minta agar Allah bantu bunda menghafal. Kita menghafal ayat Allah biar disayang
Allah kan? Biar masuk surga nanti. Jadi tidak boleh menyerah.
👩 Nah, mas Fayyadh
mau dibangunin sejam atau setengah jam lebih awal biar bisa nambah waktu
menghafal?
👦 Bangunin mas Fayyadh jam empat ya
Bun
👩 Insya Allah
#day5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
0 comments:
Post a Comment
Menyenangkan membaca komentar dari teman-teman. :D