![]() | ||
source |
-Alhamdulillah dimudahkan Allah melewati trimester pertama. Muntah mual dapat dihitung dengan sebelah jari. Tidak melewati fase ngidam yang aneh-aneh, alhamdulillah benar-benar dimudahkan. Keluhan terberat ketika Ramadhan, alhamdulillah masih kuat puasa meski sangat sangat membatasi aktivitas. Satu lagi, sempat mengalami fase males makan masakan rumahan, maunya jajaaaaaaaaan melulu.
-Dibandingkan dengan kehamilan sebelumnya, lebih labil secara emosi. Lebih mudah terpancing amarah (hiks), meskipun sangat sangat menyesal sesudahnya, namun belum cukup berhasil mengelola perasaan yang berubah-ubah tak tentu arah.
-Mulai trimester kedua, secara tak terduga dan tiba-tiba, dapur menjadi daerah jajahan. Entah bagaimana penjelasannya, tiba-tiba memasak termasuk ke dalam daftar aktivitas kerumahtanggaan yang dapat ditoleransi, bahkan dinikmati. Semoga anomali rasa ini abadi, begitulah doa pak suami. hihihi
-Berbeda dengan kehamilan pertama yang hari-harinya dipenuhi dengan windows shopping online shop, bolak balik baca review baby's product,hamil kali ini lebih kalem (atau jangan-jangan belum?). Bisa jadi karena euforia "pertama kali punya bayi" tidak ada lagi, atau karena telah belajar dari pengalaman bahwa tidak semua baby's stuff yang lucu itu perlu, atau semata-mata bawaan adek bayi yang hemat cermat dan bersahaja nantinya.
Alhamdulillah, di kehamilan yang hampir memasuki bulan keenam ini, tidak ada keluhan medis yang berarti. Sekadar lebih cepat capek sih perkara lumrah bagi seluruh ibu hamil di dunia.
Doa yang tidak jemu dipanjatkan, semoga kehamilan ini menjadi berkah bagi keluarga kecil kami. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dan kelancaran hingga persalinan dan sesudahnya, dan seterusnya.
Amiin
Amiin.. Smoga semua do'a ayu selama kehamilan diijabah Allah SWT :)
ReplyDeleteamiin..makasih banyak doanya ya teh
DeleteSemoga lancar sampai saatnya melahirkan ya yu..
ReplyDeleteasyiiik..fayyadh mau punya dedek..
amiin mbaa..
Deletemakasih doanya, mba sari..
iya nih, fayyadh mau jadi mas-mas
aamiin...belum sempet ketemu fayyadh...eh dah mau punya adek aja ni..uhuy :)
ReplyDeletehehehe semoga nanti ada kesempatan bertemu yaaaa sama fayyadh dan si adek
Deletewowwww, mbak ayuuu pucuuuukk. kapan kita ketemuan lagi mbak yu...
ReplyDeleteIffa juga belum pernah liat Farazku to, paaaa????
iya, kapan ya tif..kangen nih cerita2 sama kamuuuuu
Deleteeh,ayu pun belum ketemu faraz yaaaaaaaaaa
beluum..haha..lebaran pulang kitaaa..
ReplyDeletekami lebaran terancam gak pulang, hiks
Deletekeknya mbak ayuu emang jaraaaaanng bgt pulang ke Jogja yaa. Iffa jugaaa...:(
ReplyDeletembak puci, dedek bayinya cewe cowo?
ReplyDelete