Tentu saja amat berbeda
Pesan singkat yang menanyakan udah shalat, sayang?
Dan sebuah kecupan ringan, senyum manis disertai tarikan tangan lembut sambil berujar imamin ya sayaaaaaang..
Ya Alloh..mohon mudahkan jalan kami menuju kebersamaan d dunia ini, hingga kelak d surgaMu yg abadi.
tentu saja
Tak seharusnya
sudahkah kusampaikan padamu, bahwa ini tidak mudah?
mengeluhkah?
sudahkah kukatakan bahwa menetapi janji adalah lakon berdarah?
berlebihankah?
Entah
mungkin aku lupa,
atau terlalu jumawa untuk mengakuinya
hati hati di jalan,sayang..
semoga segera hilang getirnya kecewa yg tertelan
kecewa yang tidak seharusnya ada
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
aku menunggu
apa yang mampu mengembangkan senyumku?
senyummu, dan pelukan sesudah itu
apa yang bisa meronakan pipi merah dadu?
sapamu, dengan kata sanjung itu
apa arti bahagia bagiku?
Bersamamu
rasanya ingin kutukar apa saja,
demi kebersamaan yang tak ternilai harganya
namun,
ada satu hal yang tak sanggup kugadaikan
suara nurani mengetahui kesempatan yang dicuri
atau sengaja dicipta dengan rekayasa
bersamamu adalah bahagia bagiku, tentu
mendengar pujianmu masih mengguratkan semburat malu
memelukmu tetap merupakan alasan sempurnanya lengkung senyuman
namun
memunggungi kebenaran bukanlah sebuah pilihan
aku takut kebersamaan kita tanpa keberkahan
dan sungguh aku takut kita terpisah di kampung keabadian
maka aku akan menunggu
hingga terkabulnya butiran doa sederhana,
kebersamaan dengan ridhaNya
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
